Rabu, 09 Mei 2012

13 Bab Strategi Art of Wars bag 3

pada bagian 3 ini saya akan menampilkan seni perang sun tzu bab 7-10
sebagai beikut

BAB VII. MANUVER


Dari keterbatasan ke keuntungan ;

  1. Strategi yang baik adalah lebih dahulu mencapai garis depan untuk menempati posisi yang menguntungkan lalu hancurkan musuh.
  2. Atur jalan pintas
  3. Hitung seksama keterbatasan menjadi keuntungan.
  4. Sekalipun dalam keadaan yang prima tetap dalam keadaan yang waspada.
Keuntungan dan kerugian dalam manuver dan mobilitas:
  1. Amankan perbekalan
  2. Pasukan yang lincah maju terus tanpa istirahat
  3. Organisir pasukan
  4. Negara netral tidak boleh masuk dalam persekutuan
  5. Jangan berperang yang belum pernah kita tahu kondisinya
  6. Manfaatkan orang asli wilayah sebagai pemandu arah
Angin, hutan, api, dan gunung :
  1. Serang saat waktu yang tepat
  2. Jadikan Manuver pasukan yang efektif

  • Angin           ===  Cepat bagai tiupan angin 
  • Hutan          ===  Tenang sesunyi hutan 
  • Api               ===  Ganas bagai amukan api 
  • Gunung       ===  Tahankan diri bagai gunung 
  • Kegelapan  ===  Sembunyi tak tembus 
  • Kilat             ===  Serangan tiba-tiba

    BAB VIII. SEMBILAN VARIASI

  1. Jangan sekali-kali mencari perlindungan disuatu wilayah yang tidak aman
  2. Jangan mengabaikan basa-basi diplomasi dalam meminta simpati suatu negara.
  3. Jangan menunda suatu perjalanan pada saat suatu gerakan justru sulit dilakukan.
  4. Dalam situasi penuh bahaya, merencanakan untuk meloloskan diri secepat mungkin.
  5. Saat situasi sulit, bertempurlah sampai titik darah penghabisan
  6. Ada rute perjalanan yang harus dihindari dan dipintasi agar dapat mengubah keadaan yang serba terbatas untuk memberikan peluang yang besar.
  7. Biarkan musuh meloloskan diri sebagian walau punya kemampuan mengejar, pikirkan serangan berikutnya.
  8. Untuk menghancurkan angkatan bersenjata, jangan terperdaya dengan kemudahan merebut kota.
  9. jika perintah penguasa negara tidak mendukung kemajuan perang yang sedang berlangsung maka abaikan saja.
Kelemahan umum seorang komandan :
  1. Saat sembarangan mudah dibunuh
  2. Saat takut mudah ditangkap
  3. Saat marah mudah dihasut
  4. Saat sensitif mudah merasa hina
  5. Saat emosional mudah gelisah
Akhir cerita panglima :
  1. Bertempur untuk mati biasanya mati
  2. Takut mati biasanya tertangkap
  3. Tidak sabar biasanya mudah marah dan terima ejekan
  4. Merasa terhormat biasanya menerima segala hal yang merendahkan
  5. Terlalu baik hati biasanya terus menghadapi masalah.

    BAB IX. MOBILITAS

Penyebaran :
  1. Ketika bergerak maju, jangan melalui punggung gunung / bukit tapi lewat lembah
  2. Naik dataran yang lebih tinggi untuk tahu posisi yang paling menguntungkan menyerang dan bertahan.
  3. Jika musuh di dataran yang lebih tinggi, jangan sekali-kali melayani/mendahului serangan.
  4. Segera seberangi sungai, jadi musuh tidak ambil kesempatan – jangan serang musuh saat musuh di sungai – seranglah musuh saat baru menapakkan kaki di daratan ketika separo kekuatan ada di sungai.
  5. Dataran lebih tinggi lebih baik daripada sungai.
  6. Jangan menyerang musuh dihulu sungai.
  7. Bila bertempur ditempat berawa, tetaplah bertahan dekat dengan tepi rawa yang berumput.
  8. Lebih bagus lagi bila dibelakang pasukanmu terdapat pepohonan , ini strategi untuk bertempur didaerah rawa.
  9. Pertempuran di tanah datar, maka letakkanlah ditanah yang datar.
Strategi perang :
  1. Jika pasukan musuh tampil tenang dan mantap berarti yakin akan posisi strategis dan kekuatan yang dimilikinya.
  2. Jika pasukan musuh menantang, mereka sangat cemas gerak maju lawan.
  3. Jika musuh pada posisi datar yang tidak menguntungkan berarti melakukan jebakan.

    BAB X. TANAH LAPANG/MEDAN

Tipe tanah lapang/medan pertempuran:
  1. Mudah dilalui;
  2. Sulit dilalui;
  3. Netral : sama-sama sulit menyerang;
  4. Sempit;
  5. Berbahaya;
  6. Jangkaun jauh.
Bahaya yang dilakukan oleh pemimpin militer :
  1. Sulit meloloskan diri.
  2. Pembangkangan perintah dari bawahan
  3. Guncangan
  4. Kehancuran
  5. Kekacauan
  6. Gerakan mundur.
Panglima yang cakap merupakan aset yang paling berharga .
- Panglima wajib memerintahkan perang jika yakin pasukannya akan menang.
- Jika yakin akan kalah, jangan ikuti perintah penguasa untuk perang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar