Selasa, 29 Mei 2012

GAYA KEPEMIMPINAN EFEKTIF, TAK AKAN LEPAS DARI KEPRIBADIAN ANDA

Sebagai seorang manusia, kita tak lepas dari yang namanya kelebihan dan kekurangan. Anda bisa saja mengidolakan sesorang dan menjadikannya teladan. Tetapi, jati diri anda tidak akan pernah bisa berubah seperti idola anda. Demikian pula dengan gaya kepemimpinan anda, tak akan pernah bisa lepas dari kepribadian dasar anda.

 MENJADI EFEKTIF
Mari kita berbicara mengenai kata efektif terlebih dulu. Efektif berarti tepat sasaran. Menjadi efektif berarti mampu melakukan sesuatu dengan tepat. Saya percaya, bahwa kita mempunyai tingkat ke-efektif-an yang berbeda-beda. Artinya, apa yang efektif bagi seseorang belum tentu efektif bagi orang yang lainnya.
Di sini, kita berbicara mengenai cara bukan tujuan. Pertanyaan yang timbul ada dua. Pertama, arah mana tujuan kita. Kedua, bagaimana caranya. Saya rasa, kita pasti setuju bahwa sebuah tujuan bisa dicapai dengan berbagai cara. Tetapi yang namanya tujuan ya tujuan. Yakinlah, bahwa anda diciptakan Tuhan spesial. Maksud saya, anda mempunyai gaya kepemimpinan sendiri, yang akan lebih efektif jika anda melakukan dengan cara anda.

EMPAT GAYA KEPEMIMPINAN DARI EMPAT MACAM KEPRIBADIAN
Saya rasa, ada banyak teori kepemimpinan di dunia ini, dan saya tidak tahu teori saya ini masuk yang mana. Yang saya tahu, teori saya ini berdasarkan pengalaman. Entah itu benar atau salah, anda yang menentukan.
Saya mendasarkan gaya kepemimpinan berdasarkan kepribadian seseorang. Keempat gaya kepemimpinan itu adalah :
1. Gaya Kepemimpinan Karismatis
2. Gaya Kepemimpinan Diplomatis
3. Gaya Kepemimpinan Otoriter
4. Gaya Kepemimpinan Moralis
Masing – masing gaya kepemimpinan memiliki kelebihan dan kekurangan. Tidak ada pemimpin yang sempurna. Mengharapkan kesempurnaan berarti mengharapkan sesuatu yang mustahil. Yang harus anda lakukan dengan gaya kepemimpinan adalah mengembangkan kelebihan anda semaksimal mungkin dan membiarkan orang lain untuk menutupi kekurangan anda. Lagipula, tugas utama seorang pemimpin bukan untuk mengerjakan, tetapi untuk mendelegasikan dan mengarahkan.


GAYA KEPEMIMPINAN KARISMATIS
Kepribadian dasar pemimpin model ini adalah kuning. Silahkan baca lebih lanjut mengenai kelebihan dan kekurangan tipe kepribadian ini di Kuning, Si Pencinta Kesenangan.
Gaya kepemimpinan kharismatis
Ronald Reagan
Kelebihan gaya kepemimpinan karismatis ini adalah mampu menarik orang. Mereka terpesona dengan cara berbicaranya yang membangkitkan semangat. Saya tidak tahu darimana asalnya kharisma mereka, tetapi saya yakin bahwa kelebihan itu adalah anugerah dari Tuhan yang adil. Biasanya pemimpin dengan kepribadian kuning ini visionaris. Mereka sangat menyenangi perubahan dan tantangan.
Mungkin, kelemahan terbesar tipe kepemimpinan model ini bisa saya analogikan dengan peribahasa Tong Kosong Nyaring Bunyinya. Mereka mampu menarik orang untuk datang kepada mereka. Setelah beberapa lama, orang – orang yang datang ini akan kecewa karena ketidak-konsisten-an. Apa yang diucapkan ternyata tidak dilakukan. Ketika diminta pertanggungjawabannya, si pemimpin akan memberikan alasan, permintaan maaf, dan janji. Yah, itu saja, tanpa adanya komitmen untuk berubah. Banyak yang datang, tetapi banyak juga yang pergi.
Gaya kepemimpinan karismatis bisa efektif jika :
1. Mereka belajar untuk ber-komitmen, sekalipun seringkali mereka akan gagal. Mungkin inilah satu-satunya masalah mereka, seumur hidupnya.
2. Mereka menempatkan orang-orang untuk menutupi kelemahan mereka. Yah, anda sendiri yang tahu kelemahan anda, kan saya bukan paranormal. Yang saya tahu, kepribadian ini berantakan dan tidak sistematis.
GAYA KEPEMIPINAN DIPLOMATIS
Kepribadian dasar pemimpin model ini adalah putih. Silahkan baca lebih lanjut mengenai kelebihan dan kekurangan tipe kepribadian ini di Putih, Si Penjaga Kedamaian.
Gaya kepemimpinan Diplomatis
Michael Jackson
Kelebihan gaya kepemimpinan diplomatis ini ada di penempatan perspektifnya. Banyak orang seringkali melihat dari satu sisi, yaitu sisi keuntungan dirinya. Sisanya, melihat dari sisi keuntungan lawannya. Hanya pemimpin dengan kepribadian putih ini yang bisa melihat kedua sisi, dengan jelas! Apa yang menguntungkan dirinya, dan juga menguntungkan lawannya. Dalam bahasa sederhana, diplomator yang ulung, atau win-win solution.
Kesabaran dan kepasifan adalah kelemahan pemimpin dengan gaya diplomatis ini. Umumnya, mereka sangat sabar dan sanggup menerima tekanan. Namun kesabarannya ini bisa sangat – sangat keterlaluan. Mereka bisa menerima perlakuan yang tidak menyengangkan tersebut, tetapi pengikut-pengikutnya tidak. Dan seringkali hal inilah yang membuat para pengikutnya meninggalkan si pemimpin.
Gaya kepemimpinan diplomatis ini akan efektif bila :
1. Berjuang untuk berubah. Anda harus berprinsip, “Mereka yang tidak bergerak berarti mati!”
2. Hidup ini tidak selalu win-win solution. Ada kalanya terjadi win-loss solution. Pihak yang kalah tidak harus selalu anda !
GAYA KEPEMIMPINAN OTORITER
Kepribadian dasar pemimpin model ini adalah merah. Silahkan baca lebih lanjut mengenai kelebihan dan kekurangan tipe kepribadian ini di Merah, Si Pengguna Kekuasaan.
Gaya Kepemimpinan Otoriter
Billy Graham
Kelebihan model kepemimpinan otoriter ini ada di pencapaian prestasinya. Tidak ada satupun tembok yang mampu menghalangi langkah pemimpin ini. Ketika dia memutuskan suatu tujuan, itu adalah harga mati, tidak ada alasan, yang ada adalah hasil. Bagaimana caranya ? Lakukan semua yang bisa !
Dunia memang berubah, hanya saja, dia bergerak lebih cepat ! Langkah - langkahnya penuh perhitungan dan sistematis.
Dingin dan sedikit kejam adalah kelemahan pemimpin dengan kepribadian merah ini. Mereka sangat mementingkan tujuan sehingga tidak pernah peduli dengan cara. Makan atau dimakan adalah prinsip hidupnya. Nah, disinilah masalahnya. Semua orang adalah musuh, entah itu bawahannya atau rekan kerjanya. Si otoriter ini kadang kala menekan bawahannya supaya tidak menjadi ancaman, entah itu dengan kedisiplinan yang tidak masuk akal atau dengan target yang tak mungkin dicapai.
Gaya kepemimpinan otoriter ini bisa efektif bila :
1. Rasanya gak ada neh...soalnya kepribadian ini memang efektif, paling efektif dari semua kepribadiaan. Sekaligus paling dingin!
GAYA KEPEMIMPINAN MORALIS
Kepribadian dasar pemimpin model ini adalah biru. Silahkan baca lebih lanjut mengenai kelebihan dan kekurangan tipe kepribadian ini di Biru, Si Pelaku Kebajikan.
Gaya Kepemimpinan Moralis
Walt Disney
Tidak ada model kepemimpinan yang paling menghargai bawahannya selain pemimpin dengan kepribadian biru ini. Mereka hangat dan sopan kepada semua orang. Mereka memiliki empati yang tinggi terhadap permasalahan para bawahannya. Sabar ? Tentu saja. Murah hati ? Tepat sekali. Segala bentuk kebajikan ada dalam diri pemimpin ini. Orang – orang datang karena kehangatannya terlepas dari segala kekurangannya.
Yang paling mengerikan dari pemimpin berkepribadian biru ini adalah emosinya. Dia sangat tidak stabil, kadang bisa tampak sedih dan mengerikan, kadang pula bisa sangat menyenangkan dan bersahabat.
Gaya kepemimpinan moralis ini efektif bila :
1. Dia berhasil mengatasi kelabilan emosionalnya, dan seringkali ini adalah perjuangan seumur hidupnya.
2. Belajar mempercayai orang lain alias membiarkan mereka melakukan dengan cara mereka, bukan dengan cara anda.

GAYA KEPEMIMPINAN PALING EFEKTIF, GAYA ANDA SENDIRI
Topik bahasan saya di atas tadi adalah tentang gaya kepemimpinan yang efektif berdasarkan kepribadian dasar anda. Bukan tentang prinsip-prinsip kepemimpinan yang efektif. Artinya, semua tipe kepribadian berpotensi menjadi pemimpin. Namun, tidak semua orang dipanggil menjadi pemimpin. Kan repot kalo semuanya jadi atasan, di mana bawahannya. Ada yang memerintah tentu harus ada yang diperintah.
Yah, langkah pertama untuk menjadi seorang pemimpin adalah menjadi diri sendiri. Setelah anda memahami plus minus kepribadian anda, langkah berikutnya adalah memahami prinsip-prinsip kepemimpinan (malahan ada yang menyebutnya sebagai hukum kepemimpinan!) Hukum berarti kepastian, yang melakukan akan mendapatkan imbalan. Sedangkan mereka yang melanggarnya akan mendapatkan ganjaran.
Apakah pemimpin itu bakat alami ? Saya yakin tidak. Namun, memang ada beberapa orang yang ditakdirkan menjadi seorang pemimpin besar. Tetapi bakat saja tidak cukup. Seorang yang dilahirkan jenius masih tetap perlu belajar. Demikian pula untuk menjadi pemimpin yang efektif, perlu belajar ! Jika anda merasa mempunyai bakat sebagai pemimpin, jangan sia-siakan kelebihan anda karena saya yakin bahwa anda akan jauh lebih hebat dari saat ini. Jika anda mau berubah tentunya!


sumber  wapannuri.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar